?

Log in

No account? Create an account

Previous Entry | Next Entry

Karena masih disayang, makanya diuji ^^

26 Maret 2015, terbitlah SPT pegawai Balai, dan untuk Balai KA Jatim....

namaku tertulis disana

Semua perasaan nyesek, kesel, marah, sedih, semua campur aduk jadi satu...

sebetulnya sejak 2014, karena sudah cape dengan kerja yang ga mengenal waktu, subuh sampe balik subuh, lapangan, administrasi, koordinasi dkk dll, diriku sudah meminta kepada eselon 3 atasanku untuk bisa dikembalikan, dan jawabannya "tunggu sebentar, jalur ganda Bojonegoro - Pasarturi tersambung dulu, baru kamu pulang ya, yang sabar" -pulang ke Pusat, Jakarta-

Januari 2015, eselon 3 tadi menelp "kapan pulang, sekarang kan sudah tersambung, jangan kelamaan"

Ijin ke atasan langsung eselon 4 : "tahun ini jangan dulu ya rin, kan kita belum menyelesaikan administrasi", well sebenernya aku juga ga pengen langsung pulang saat itu juga, beban moral karena masih ada 8 kontraktor yg blm dibayar karena lewat waktu dan administrasinya belum beres. rencanaku, selesai semua administrasi, masukkan as built drawing ke pengujian, jalur KA bisa disertifikasi, lega sudah, karena hasil kerjaku sudah "diakui". cuman yang menjadi concern adalah, karena ada perubahan nomenklatur jadi aku minta supaya bos eselon 4 tetap menjamin namaku ada dipusat, karena rencana memang cuma 1 tahun lagi di jatim, sedangkan apabila nama sudah terlanjur masuk balai, akan susah untuk kembali ke pusat.


atasan langsung meng OK kan

Februari 2015, aku ke pusat, sekalian temu kangen dengan teman2, juga setor muka ke atasan baru, dan mau bilang supaya namaku tetap dipertahankan sebagai PNS pusat karena sebentar lagi akan kembali, dan untungnya pada saat itu, eselon 3 bos lama berada disitu juga, jadi bos lama lah yang menerangkan ke bos baru, dan dibolehkan. dipertegas pada saat bos eselon 4 datang (alhamdulillahnya waktu itu sedang ada semua).
Bos pusat baru " jadi, kapan rini kembali"
bos atasan langsung "saya pinjam satu tahun dulu ya pak, menyelesaikan administrasi"
Bos pusat baru " ok, bikin aja suratnya, diperbantukan"
Hati tenang...

Maret, bos pusat baru dimutasi ke Jateng, sudah jantungan waktu itu, "oops, aku gimana nih"

dan benar, waktu SPT keluar, namaku terpampang -padahal sudah menitip ke orang kepegawaian-

kecewa, itu yang terutama

pada bos, karena janjinya tidak ditepati

ntah siapa yang salah, siapa yang mengajukan namaku, karena semua nama yg muncul adalah nama yang diajukan oleh balai, tidak mungkin tanpa pengajuan bisa pindah begitu saja

kalau pada waktu itu, dengan teganya aku kembali kepusat tanpa restu, tentu saat ini namaku tetap ada disana, tapi sebagai pegawai yg punya unggah ungguh, tidak mungkin hal tersebut aku laksanakan..

seandainya saat itu aku tidak percaya dengan janji atasan langsung, mengurus semuanya sendiri sampai ke level direktur dan Kabag kepegawaian, tentu tidak akan seperti ini

namun nasi sudah menjadi bubur

Aku percaya, Allah lebih tau jalan yang terbaik untukku, dan saat ini, inilah jalan yang menurutnya terbaik untukku

namun sebagai manusia, boleh ya Allah, hamba menangis, hamba kecewa, maaf, bukannya tidak mensyukuri nikmatMu, tapi hamba hanyalah manusia biasa, dengan segudang perasaan dan seribu kekecewaan

hamba tau, dengan begini hamba pasti berfikir untuk mencari jalan keluar lain, menjadi kreatif, karena berada disini, bukanlah yang hamba mau

itu.. nanti ya Allah, setelah kekecewaan ini sedikit pudar...

tolonglah hamba agar semua perasaan negatif di hati ini segera sirna, dan hamba bisa melihat tujuan Engkau memilihkan jalan ini, amiin...

Tags: